Ekspansi terus-menerus pemukim Yahudi di Tepi Barat yang diduduki telah lama dianggap sebagai hambatan utama bagi perjanjian damai Israel-Palestina.
Diketahui bahwa sampah tersebut sama sekali tidak melanggar perjanjian baru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang melarang perdagangan plastik yang terkontaminasi.
Para pemimpin rezim Israel sangat menyadari konsekuensi bencana dari kesalahan seperti itu.