Panas Ekstrim di Inggris Picu Musim Gugur Palsu
Danau Menyusut Drastis, Petani di China Terpaksa Gali Parit
Ini Makanan Masa Depan jika Bumi Alami Krisis Pangan
Panas Ekstrim, Suhu di India Capai 49 Derajat
Karang Penghalang Besar (Great Barrier Reef) di Australia sedang dihancurkan oleh pemutihan massal. Peristiwa ini adalah keempat kalinya dalam enam tahun, yang disebabkan oleh menghangatnya suhu laut.
Kebun-kebun tradisional di Inggris menghilang dengan luas seukuran Pulau Isle of Wight yang hilang sejak tahun 1900. Demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh National Trust.
Hal ini di saat dunia telah mencapai pemanasan 1.1 derajat celsius dan mengakibatkan target pemanasan 1.5 hingga 2 derajat Celsius sulit untuk dapat tercapai.
Hasil penelitian ilmuwan menemukan bahwa gumpalan asap kebakaran hutan dalam beberapa tahun terakhir, berkontribusi pada pemanasan di Kutub Utara (Arktik).
Menurut tim penulis, lahan produktif yang cocok untuk menanam kopi, kacang mete, dan alpukat akan berubah secara dramatis saat Bumi kian memanas. Lahan kopi di Brasil, Indonesia, Vietnam, dan Kolombia akan menyusut hingga 50 persen pada 2050.