Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Medan, Sabtu (27/9) lalu.
Pendalaman dilakukan penyidik melalui pemeriksaan dua orang saksi pada Senin, 29 September 2025.
Haryanto juga merupakan mntan Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan Bidang Hubungan Internasional era Menaker Yassierli.
Haryanto merupakan tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi terkait pengurusan RPTKA Kemnaker
Satuan pendidikan diminta segera menuntaskan pendaftaran peserta didik yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ini, sebelum ditutup pada 5 Oktober 2025 mendatang.
Kemdikdasmen menekankan urgensi Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen objektif untuk mengukur potensi dan kompetensi siswa.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat mengatakan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) jadi sarana objektif untuk mengenali keragaman kemampuan murid.
Ratusan murid jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA) dari berbagai satuan pendidikan di kota dan kabupaten Magelang hadir dalam kegiatan Diseminasi Program Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Kebijakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menjadi langkah strategis untuk memetakan dan meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) memberikan apresiasi pada pihak yang memberikan dukungan atas penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA).