Isu soal PKI yang belakangan kembali mencuat diharapkan tidak dipolitisasi demi kepentingan pelaksanaan pesta demokrasi Pemilu dan Pilpres 2019 mendatang.
Gagasan Presiden Jokowi untuk membuat film G30S/PKI dengan versi penyajian baru sesuai dengan generasi millenial mendapat apresiasi.
Wiranto mengungkapkan masyarakat Indonesia tidak mungkin memutar kembali jarum jam dan mengubah fakta sejarah sekehendak sendiri
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmatyo menegaskan, tidak ada yang bisa melarang perintahnya terhadap prajurit TNI, kecuali Presiden Jokowi.
Partai Gerindra menyebut tidak semua yang berbau Orde Baru (Orba) bersifat negatif. Misalnya, peran Orba dalam kampanye melawan komunisme harus diapresiasi.
Virus komunisme menjadi ancaman nyata dan paling berbahaya bagi Pancasila di Indonesia. Untuk itu, pemerintah beserta seluruh lapisan masyarakat harus tetap waspada.
Perkembangan situasi kebangsaan dan kemasyarakatan yang dengan mudahnya menjadi objek provokasi dan agitasi terhadap isu-isu tertentu dinilai sangat memprihatinkan.
Pemerintah menilai seminar sejarah soal Partai Komunis Indonesia (PKI) yang digelar oleh YLBHI/LBH Jakarta hanya mengeksploitasi isu-isu lama.
Pimpinan DPR tidak mempersoalkan terkait rencana pemutaran film G30S/PKI. Sebab, hal itu dinilai sebagai upaya penyampaian sejarah kepada bangsa.
Rencana pemutaran film kekejaman G30S/PKI tidak perlu ada larangan. Sebab, pemutaran film tersebut bertujuan untuk menyampaikan pemahaman sejarah terhadap kekejaman PKI.