Sebanyak 18,89 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp7,80 triliun dan frekuensi sebanyak 931.144
Sementara itu, sebanyak 20,05 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp8,90 triliun dan frekuensi sebanyak 920.078 kali
Total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 16,28 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp7,15 triliun dan frekuensi 804.811 kali
Total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 20,32 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp8,33 triliun dan frekuensi 845.898 kali
Sebanyak 16,51 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp6,54 triliun dan frekuensi sebanyak 837,796
Sebanyak 18,35 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 6,41 triliun dan frekuensi sebanyak 825,875
Sebanyak 17,57 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 15,18 triliun dan frekuensi sebanyak 871.511
Sebanyak 20,97 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 6,85 triliun dan frekuensi sebanyak 838.560
Rencana penambahan frekuensi fase awal tersebut akan dilakukan secara bertahap mulai bulan Juli hingga Agustus mendatang di sejumlah sektor penerbangan keberangkatan Jakarta.
Realisasi PNBP Kementerian Kominfo dari Tahun Anggaran 2018 sampai Tahun Anggaran 2022 juga menunjukkan tren yang membaik dan terus meningkat.