Presiden Jokowi sebagai calon presiden (Capres) dari petahana dinilai cukup mudah untuk ditumbangkan dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta tidak mengikuti jejak Presiden Jokowi untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Trump sejak lama mempermasalahkan ketidakseimbangan itu, dan mencaci-maki ketidakadilan itu di hadapan publik.
Sebulan menjelang pendaftaran Capres dan Cawapres, PDIP menyebut hingga saat ini belum ada penantang yang cukup kuat untuk Presiden Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meyakini Presiden Jokowi tidak akan memilih Mahfud MD sebagai calon wakil presiden (Cawapres). Sebab, Mahfud diyakini tidak dapat mendongkrak elektabilitas Jokowi dalam menghadapi Pilpres 2019.
Saham Twitter menurun setelah perusahaan itu menonaktifkan 70 juta akun mencurigakan Barry Eitel
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menominasikan Brett Kavanaugh untuk mengisi kursi Mahkamah
Sejumlah kiai Jatim enggan mendukung Mahfud jika maju sebagai cawapres Jokowi.
Mahfud MD disebut bukan kader asli Nahdlatul Ulama (NU). Hal itu menjadi alasan NU enggan memberikan dukungan kepada Mahfud sebagai calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Presiden Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang.
Sejumlah kiai Jawa Timur enggan memberikan dukungan kepada Mahfud MD jika maju sebagai calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Presiden Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang.