BPK tidak menutup kemungkinan mengaudit ulang terkait pemberian predikat WTP di Kemendes PDTT.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku kenal baik dengan auditor BPK Rochmadi Saptogiri yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Penggeledahan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan suap pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
Pengembangan kasus ini tak menutup kemungkinan menyasar level pimpinan BPK, termasuk diduga salah satunya Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara.
Mereka ditahan usai menjalani pemeriksana intensif pasca ditetapkan sebagai tersangka hasil oprasi tangkap tangan (OTT).
Sejauh ini terungkap suap pejabat Kemendes PDTT kepada dua auditor BPK itu senilai Rp 240 juta. Rp 40 juta ditemukan saat Oprasi Tangkap Tangan (OTT).
Dalam sepekan ini, Indonesia sedang cukup riuh. Khususnya ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel tiga ruangan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
Eko Putro Sandjojo memersilahkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit ulang kementerian yang digawanginya.
Kaji ulang atas pemberian WTP itu dapat dilakukan jika ada kesalahan dalam proses pemberian audit dan tidak memenuhi standart audit.