Penjaga pantai India menemukan korban selamat dan delapan orang tewas berdesakan di atas kapal penangkap ikan dan berusaha mengatur agar Bangladesh mengambil mereka, kata pejabat India pada hari Jumat (26/2).
Bangladesh mengatakan relokasi tersebut bersifat sukarela, tetapi beberapa dari kelompok pertama yang dipindahkan mengaku dipaksa.
Sebagai negara terbesar dan pendiri ASEAN, Indonesia harus melakukan segala upaya yang dimilikinya untuk melindungi tiga hal tersebut.
Proses repatriasi yang didukung PBB gagal dilakukan. Bangladesh juga mulai mengirim beberapa pengungsi ke pulau terpencil di Teluk Benggala.
Sejak awal Desember 2020, sudah ada 6.700 pengungsi Rohingya yang dikirim dari kamp-kamp perbatasan ke pulau Bhasan Char.
Rohingya, kelompok minoritas yang melarikan diri dari kekerasan di Myanmar yang mayoritas beragama Buddha, tidak diizinkan keluar dari pulau itu tanpa izin dari pemerintah.
Malaysia adalah rumah bagi sekitar satu juta orang Bangladesh.
Bangladesh mulai merelokasi gelombang kedua pengungsi Rohingya ke sebuah pulau terpencil, di tengah kekhawatiran dari kelompok hak asasi.
Pengungsi etnis Rohingya sebagai bentuk kejahatan penyelundupan dan perdagangan manusia terorganisir di kawasan.