Ratusan ribu Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh selama operasi militer pada 2017. Pengungsi mengeluhkan diskriminasi dan perlakuan buruk di negara yang tidak mengakui mereka sebagai warga negara.
Program vaksinasi telah dimulai dengan memvaksinasi 10.000 orang yang terdiri dari orang tua, petugas kesehatan, staf pemerintah dan biksu Buddha.
Ratusan ribu orang Rohingya melarikan diri ke Bangladesh selama operasi militer pada tahun 2017 dan mereka yang tetap mengeluhkan diskriminasi dan perlakuan buruk di negara yang tidak mengakui mereka sebagai warga negara.
Pejabat Bangladesh mengatakan sedang menyelidiki penyebab kebakaran besar-besaran saat para pejabat menyaring puing-puing untuk mencari lebih banyak korban.
Bangladesh ingin memindahkan 100.000 dari lebih dari 1 juta pengungsi yang tinggal di kamp-kamp perbatasan yang penuh sesak ke pulau Bhasan Char, yang muncul dari laut hanya dua dekade lalu dan dianggap rentan terhadap banjir.
Penjaga pantai India menemukan korban selamat dan delapan orang tewas berdesakan di atas kapal penangkap ikan dan berusaha mengatur agar Bangladesh mengambil mereka, kata pejabat India pada hari Jumat (26/2).
Bangladesh mengatakan relokasi tersebut bersifat sukarela, tetapi beberapa dari kelompok pertama yang dipindahkan mengaku dipaksa.
Sebagai negara terbesar dan pendiri ASEAN, Indonesia harus melakukan segala upaya yang dimilikinya untuk melindungi tiga hal tersebut.
Proses repatriasi yang didukung PBB gagal dilakukan. Bangladesh juga mulai mengirim beberapa pengungsi ke pulau terpencil di Teluk Benggala.
Sejak awal Desember 2020, sudah ada 6.700 pengungsi Rohingya yang dikirim dari kamp-kamp perbatasan ke pulau Bhasan Char.