sekitar 172.000 warga Yaman telah mengungsi selama 2020 karena konflik berdarah selama bertahun-tahun di seluruh negeri.
Jutaan orang telah meninggalkan Suriah dan jutaan lainnya telah mengungsi secara internal sejak tindakan keras Assad terhadap pengunjuk rasa pada tahun 2011 yang menyebabkan perang saudara dengan Iran dan Rusia yang mendukung pemerintah dan AS mendukung oposisi.
Proyek ini telah dimulai untuk keluarga-keluarga yang mengungsi di tengah perang saudara Suriah yang berusaha bertahan hidup dalam kondisi sulit di tenda.
Update dampak banjir hingga 5 Oktober 2020 pagi adalah 154 jiwa mengungsi, 92 RT dan 6 ruas jalan tergenang,
Jumlah warga yang mengungsi dari Tembagapura ke Timika hingga Senin mencapai 1.527 orang. Ribuan warga ini berasal dari Kampung Waa Banti, Kimbeli, Kali Kabur dan Banti
Sekitar 900.000 warga sipil telah mengungsi sejak rezim Suriah memulai ofensifnya di provinsi Idlib dengan bantuan kekuatan udara Rusia
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat lebih dari 19 ribu warga Jabodetabek mengungsi akibat banjir beberapa waktu lalu.
Luapan sungai setinggi empat meter itu menyebabkan 400 hingga 800 jiwa mengungsi ke tempat yang aman.
Jumlah korban akibat bencana 477 orang meninggal, 109 orang hilang, 3.415 orang luka-luka dan 6.111.901 orang menderita dan mengungsi
Sebagian besar orang terlantar mengungsi ke daerah yang lebih aman, ada yang tidur di kebun dan lainnya tidur di sekolah yang sudah diubah menjadi tempat penampungan darurat.