Turnamen Piala Dunia Antarklub 2025 siap mengguncang dunia sepak bola dengan format baru yang lebih megah dan kompetitif.
Piala Dunia tak pernah hanya sekadar pentas unjuk kebolehan teknik dan strategi. Turnamen empat tahunan ini menjadi panggung lahirnya rekor-rekor yang kadang membuat dahi mengernyit.
Gelaran Piala Dunia Antarklub yang akan berlangsung bulan depan, menjadi ajang prestisius yang mempertemukan kampiun dari berbagai belahan benua.
Dunia bulutangkis kembali menyaksikan persaingan ketat di tingkat internasional. Peringkat ini mencerminkan dominasi pemain dari Asia dan Eropa dalam dunia bulutangkis.
Roland Garros 2025 hadir tanpa Rafael Nadal, sang Raja Tanah Liat, yang selama dua dekade terakhir menjadi ikon turnamen ini.
Master Ball League merupakan turnamen skala besar yang sangat kompetitif sebagai pengganti Indonesia Championships
Piala AFF menjadi turnamen paling dinanti di kawasan Asia Tenggara, dan selalu mengguncang lapangan hijau setiap digelar dua tahun sekali.
Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen basket 3x3 tahun depan, di tengah maraknya turnamen lokal dan komunitas yang mulai mengadopsi format ini.
Inter Miami akan tampil di Piala Dunia Antarklub setelah FIFA memberikan zona Concacaf slot tambahan di turnamen tersebut.
Yang pernah mewakili Korea Selatan di Piala Dunia U-17 yang berlangsung tahun lalu di Indonesia. Di turnamen itu, Yang bermain penuh di tiga pertandingan grup.