Langkah untuk mengintegrasikan angkatan udara dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina pada Februari tahun lalu.
Hubungan antara Rusia dan Amerika Serikat (AS), yang telah lama tegang, semakin memburuk sejak invasi Rusia ke Ukraina tahun lalu.
Pemerintah memperingatkan kemitraan Tiongkok yang semakin dalam dengan Rusia, dan kerjasama Moskow yang berkembang dengan Iran setelah invasi ke Ukraina.
Latihan tersebut membuat marah Korea Utara, yang memandangnya sebagai latihan untuk invasi.
Masalah mendesaknya adalah tetap menjadi negara merdeka dalam menghadapi invasi Rusia.
Barat ingin membagi Rusia dan kemudian mengendalikan produsen bahan mentah terbesar di dunia.
Pada Jumat (24/2), Negeri Tirai Bambu merilis 12 poin tentang konflik dan menyerukan pembicaraan damai yang mendesak serta penyelesaian politik untuk krisis Ukraina.
China mempertimbangkan untuk memberikan dukungan mematikan ke Moskow mulai dari amunisi hingga senjata itu sendiri.
Zelenskyy tidak mengatakan kapan atau di mana dia berencana untuk bertemu Xi, tetapi mengungkapkan harapan bahwa China akan mendukung perdamaian yang adil dan Ukraina.
Sanksi baru menargetkan anggota parlemen Rusia yang telah mendukung invasi ke Ukraina.