Komitmen kami, apa yang sudah dibangun, disiapkan oleh generasi kerja dulu, yang baik-baik kami pelihara, kami warisi, dan tentu saja akan kami lakukan pembaharuan-pembaharuan sesuai dengan keadaan zaman
Saya harapkan anggota KPU dan Bawaslu yang baru saja saya lantik dapat segera bekerja, dapat segera tancap gas, langsung berkoordinasi dengan DPR dan pemerintah menjalankan tugas serta kewenangan-nya untuk mempersiapkan Pemilu dan Pilkada serentak sesuai dengan tahapan yang sudah ditentukan pada tahun 2024
Apa yang disampaikan Presiden itu adalah lampu hijau, terutama bagi pemerintah untuk bersama-sama DPR menyetujui anggaran bagi pelaksanaan Pemilu 2024. Angka Rp110 Triliun menjadi sangat relatif tergantung kebutuhan kita dalam rangka melakukan intervensi anggaran terhadap pemilu 2024.
Ada tujuh anggota KPU dan lima anggota Bawaslu yang akan dilantik oleh Presiden pada 12 April.
Tidak. Itu bukan pada tempatnya, kondisinya berbeda. Jadi sangat tidak relevan kalau pertemuan itu untuk membahas penundaan pemilu.
AKD yang terkait agar dapat mencermati pelaksanaan tahapan Pemilu 2024 tersebut. Baik dari urusan kebutuhan anggaran, persiapan teknis, maupun regulasi-regulasi pelaksanaannya.
Jadi begini. Saya perlu klarifikasi bahwa Anggota KPU dan Bawaslu itu tidak gelap-gelapan, tapi secara terang-terangan melakukan silaturahmi.
Anggaran Pemilu Sangat Besar
Direktur Lembaga Studi Visi Nusantara (LS-Vinus), Deni Gunawan, menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses Fit and Proper Test (FPT) calon Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), yang dilakukan oleh Komisi II DPR RI.
Banyak persepsi di publik terkait etika dan profesionalisme anggota dewan dalam memperlakukan calon KPU dan Bawaslu.