Kedatangannya disambut oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed. dan Bendahara Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd.
Dampak Pandemi Covid-19 bagi dunia pendidikan memantik banyak respon dari masyarakat. Terlebih saat Mendikbud Nadiem Makarim menetapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi para siswa.
Nadiem menyebut ketiga organisasi masyarakat (ormas) tersebut telah berjasa di dunia pendidikan, bahkan sebelum Indonesia merdeka.
Konpres tersebut sekalipun tidak menyinggung mengenai mundurnya Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, LP Maarif Nahdlatul Ulama, dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Dalam konferensi pers virtual pada Jumat (24/7) malam, Nadiem mengatakan proses evaluasi lanjutan tersebut akan berjalan selama 3-4 minggu ke depan.
Dalam informasi yang dihimpun oleh Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM), Mendikbud menggelar konferensi pers virtual pada Jumat (24/7) pukul 20.00 WIB.
Anggota DPR meminta Presiden Joko Widodo mengevaluasi kinerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.
Ketua PGRI Unifah Rosyidi menyatakan bahwa organisasi profesi tersebut memutuskan untuk tidak bergabung, dalam program yang digawangi oleh Mendikbud Nadiem Anwar Makarim tersebut.
Dia menyebut keputusan yang diambil oleh kedua ormas terbesar di Tanah Air itu menyiratkan ada hal yang tidak beres di dalam kementerian yang digawangi Nadiem Anwar Makarim tersebut.