Peluang Presiden Jokowi untuk menang dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang dinilai tipis. Alasannya, pemerintahan Jokowi disebut banyak membuat kesalahan.
Dalam setiap kontestasi apalagi pilkada serentak, lanjut HNW, pasti semua pihak ingin menang
Kandidat calon presiden dan calon wakil presiden (Capres dan Cawapres) yang lebih cepat untuk mengumumkan maju dalam kontestasi Pilpres 2019 dinilai lebih berpeluang untuk menang.
Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) unggul dalam hitung cepat Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pasnagan Rindu menang dengan perolehan 32,98 persen.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebut, tetap akan melantik tersangka kasus korupsi jika dinyatakan menang dalam kontestasi Pilkada 2018.
Zulkifli Hasan menegaskan bagi calon-calon yang terpilih, menang dalam Pilkada, diharapkan mengemban amanah dan menunaikan janji
Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) dinyatakan menang dalam kontestasi Pilgub Sumatera Utara (Sumut). Hal itu berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat dari sejumlah lembaga survei.
Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dinyatakan menang dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur (Jatim) 2018.
Pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dinyatakan menang dalam kontestasi Pilgub Jawa Barat (Jabar). Hal itu berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei.
Pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno menang telak dalam pelaksanaan Pilgub Maluku. Hal itu berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.