Sesuai konsolidasi dengan pemilik suara dalam Musda IV Partai Demokrat Sumbar yang kita lakukan beberapa hari terakhir, maka disepakati Pak Mulyadi sebagai calon tunggal ketua DPD Partai Demokrat Sumbar, sekaligus melanjutkan kepemimpinannya untuk periode kedua.
UIN Imam Bonjol sebagai salah satu perguruan tinggi Islam terbesar di wilayah Sumatera Barat, menjadi barometer penting bagaimana menjadikan Sumatera Barat sebagai basis lahirnya generasi yang membanggakan.
Mobil yang baru keluar dari showroom itu tidak dapat diselamatkan, meski sudah dibantu warga dan petugas RS Khusus Mata Sumatera Selatan menggunakan Apar.
Sekalipun, prinsip kehati-hatian dipenuhi, namun bank juga harus melihat dampak panjangnya bagaimana. Makanya harus selektif, agar tidak bertabrakan dengan kebijakan pemerintah terkait lingkungan hidup.
Pernyataan yang dilontarkan Legislator Dapil Sumatera Utara II itu mengkritisi pernyataan rekannya dari Komisi VI DPR RI Andre Rosiade. Politikus Partai Gerindra itu sebelumnya mengkritisi Kementerian Perindustrian terkait importasi besi baja, padahal pangkal masalah ada pada Kementerian Perdagangan.
Pada dasarnya di dalam lembaga perbankan dikenal adanya asas prudencial banking dalam mengelola keuangan serta pembiayaan yang melibatkan bank. Jadi sikap bank harus sangat berhati-hati karena menyangkut dana nasabah.
Nanti saja setelah pelantikan akan di umumkan. Pastinya banyak masyarakat di Sumut yang ingin bergabung sebagai pengurus DPD. Meraka mempunyai komitmen bagaimana membesarkan Partai Demokrat, dan berjuang untuk masyarakat Sumut
Bahkan, aksi mafia tambang di Sumatera Selatan (Sumsel) diduga menggunakan perangkat negara seperti aparat penegak hukum untuk mengintimidasi para investor untuk melepas kepemilikan tambang hingga mengalami kerugian miliaran rupiah.
Sejumlah provinsi yang mengalami prakiraan cuaca tersebut adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, dan Jawa Barat.
Kalau mau memfitrahkan kembali Indonesia, kita bersatu membangun bangsa ini. Indonesia ini dulu dibangun dengan kebersamaan dan gotong royong di antara berbagai ikatan primordial. Ada orang Jawa, Sunda, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan sebagainya berkumpul memfitrahkan, melahirkan Indonesia yang disebut NKRI.