Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memimpin Deklarasi Gerakan Desa Peduli Sampah yang berisikan komitmen peduli pengelolaan sampah.
Di samping dapat memperkuat kelembagaan desa, menurut Mendes, pendampingan dan pemberdayaan itu juga mampu membantu masyarakat untuk memahami sumber daya yang mereka miliki, dan menggunakannya untuk mengatasi masalah serta mengembangkan diri.
Kata Wamendes, Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi holding atau distributor bagi unit usaha yang ada di desa dan bisa berkolaborasi dengan BUM Desa.
Oleh karena itu, Wamendes Ariza mengajak agar seluruh kepala desa dapat bekerja sama dengan masyarakat desa dalam mengisi, memahami, menggunakan dan mengembangkan data desa secara aktif.
Mendes Yandri menegaskan jika pihaknya bakal beri dukungan kepada desa-desa lain yang juga ingin mendirikan SPPG.
Desa bukan hambatan untuk berwirausaha. Justru, dengan pendekatan yang tepat, potensi desa bisa jadi ladang cuan minim modal.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto semakin yakin target Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia akan terwujud secara cepat.
Wamendes PDT Ahmad Riza Patria memastikan bahwa Koperasi Desa Merah Putih tidak akan menggerus unit usaha yang selama ini sudah terbentuk dan berkembang di desa.
Mendes Yandri memuji Desa Kartasana yang dinilai sukses membina BUM Desa Karya Bersama hingga bisa lakukan ekspor Ikan Mas Koki.
Mendes Yandri apresiasi langkah PABDPSI yang mendeklarasikan Gerakan Nasional Percepatan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.