Media lokal menyebutkan bahwa dari 17 orang yang dilaporkan tewas, lima di antaranya merupakan personil militer dan 12 lainnya warga sipil.
Korban dilaporkan berasal dari warga sipil dan pasukan keamanan.
Duterte tidak menyebutkan alasan secara spesifik ihwal kritiknya terhadap gereja pada Kamis (10/1) waktu setempat, yang juga menuding sebagian besar uskup adalah homoseksual.
Para korban termasuk anak-anak kecil, sebagian besar tewas ketika rumah mereka ambruk akibat tanah longsor
Serangan menjelang malam tahun baru di luar pusat perbelanjaan itu menewaskan dua orang dan melukai 30 orang terluka
Badai akhir pekan memicu banjir dan tanah longsor di Filipina, menewaskan lebih dari 60 orang dan membuat belasan orang hilang
Kelompok-kelompok hak asasi perempuan, menuduh Duterte melakukan percobaan pemerkosaan dan mendorong pelecehan seksual.
Jika AS-China terlibat perang, maka Filipina berpotensi terkena imbasnya karena terjadi di dekat teritori maritimnya.
Sejak menjabat 2016 silam, pejabat mencatat angka kematian sudah tembus 5.000.
Faslitas kesehatan yang dikunjungi adalah Rumah Sakit Pratama, Puskesmas Enemawira, dan Rumah Sakit Liun Kedange. Sedang pelabuhan yang disambangi adalah Petta dan Tahuna.