Onboard Mechanic merupakan bagian dari kru operasional kereta cepat yang memiliki tanggung jawab dalam menjamin pengoperasian Electric Multiple Unit (EMU) yang aman dan andal.
Jumlah penumpang Whoosh di masa libur lebaran kembali mencapai puncaknya kemarin. Hal tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam memanfaatkan transportasi cepat dan nyaman untuk kembali ke Jakarta sebelum kembali bekerja.
Kereta cepat Whoosh mengalami peningkatan penumpang sebesar 20 persen jika dibandingkan masa normal.
Di poskes memiliki tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter dan perawat. Dan, setiap stasiun Whoosh mempuyai satu poskes.
Sebagai perbandingan, pada hari kerja biasa, jumlah penumpang Whoosh berkisar antara 16-18 ribu per hari, sedangkan pada akhir pekan bisa mencapai 18-21 ribu penumpang per hari.
Setiap harinya KCIC mengoperasikan sebanyak 62 jadwal perjalanan Whoosh dengan headway setiap 30 menit.
Momentum libur panjang menjadi salah satu faktor utama peningkatan jumlah penumpang yang signifikan.
Rata-rata penumpang Whoosh pada masa Nataru kali ini mencapai 20 hingga 22 ribu penumpang per hari.
Akan terdapat juga penyesuaian pola operasi dimana 10 jadwal perjalanan Whoosh dari Halim yang berhenti di Karawang akan dimajukan lebih awal 7 menit.
Setiap harinya KCIC menyediakan sebanyak 28.848 tempat duduk