Atlet panjat tebing Indonesia kembali mendulang gelar dalam seri Piala Dunia Panjat Tebing (IFSC) di Xiamen, China, yang digelar 27-28 Oktober 2018.
Aries memperoleh emas dalam kategori speed women, sementara Aspar mendapatkan emas di nomor speed men.
Dua atlet panjat tebing Indonesia, sukses mengawinkan dua emas di kelas Men’s Speed dan Women’s Speed.
Bantuan FPTI untuk korban gempa dikoordinasikan oleh Aspar Jaelolo, atlet panjat tebing nasional yang kampung halamannya terdampak bencana alam tersebut.
Roiman, salah satu atlet panjat tebing dari daerah Sulawesi Tengah, merupakan salah satu korban jiwa dalam bencana yang menelan ribuan korban jiwa tersebut. Dia adalah atlet asal Kabupaten Parigi Moutong.
Aspar, Aries, dan Puji, adalah atlet elit yang diundang langsung oleh pihak China untuk mengikuti kompetisi tersebut. Seluruh biaya akomodasi ketiga atlet itu dibiayai oleh pihak penyelenggara.
Ketiga atlet peraih medali Asian Games tersebut mendapatkan undangan dari IFSC (International Federation of Sport Climbing)
Aspar mendapatkan medali perunggu Asian Games 2018 pada nomor speed putra selain tim putra Indonesia yang meraih medali emas pada nomor speed relay putra.
Dengan rendah hati Aries Susanti mengaku bisa beprestasi luar biasa karena punya pelatih hebat.