Untuk meningkatkan SDM Prabumulih, Kementan memberikan bantunan sarana dan prasarana ke Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S).
P4S merupakan lembaga pelatihan yang didirikan, dimiliki dan dikelola oleh petani secara swadaya, baik perorangan maupun kelompok.
Peranan P4S yang sudah ada sejak 1990-an untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.
Peran duta milenial dan P4S di masyarakat sangat penting untuk mentransfer ilmu kepada petani sesuai perkembangan dunia pertanian saat ini.
Permintaan meningkat tidak hanya di wilayah Kabupaten Purworejo saja, tapi merambah hingga Jawa Timur.
Pemanfaatan pekarangan di P4Snya adalah sebagai percontohan bagi masyarakat dan dua Kelompok Wanita Tani (KWT) yang menjadi binaan.
Tanaman refugia berfungsi untuk mengendalikan hama, sebagai habitat predator dan menambah keindahan lahan sehingga petani betah disawah bahkan bisa untuk wisata sawah.
P4S Cireundeu dibentuk 2018 dengan luas lahan 20 hektare yang ditanami singkong untuk diolah menjadi beras singkong dan menjadi makanan pokok seluruh warga Cireundeu.
Pria berusia 46 tahun yang juga pengelola Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Wargi Panggupay, saat ini fokus untuk merambah pasar ekspor.
Pengembangbiakan ternak sapi di P4S Ushuluddin menerapkan sistem semi intensif, dimana pada pagi hari sapi dilepas merumput di padang penggembalaan dan sore hari dimasukkan ke dalam kandang dengan kawin alam.