Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta melempar handuk jika tidak mampu menangani kasus korupsi bailout Bank Century sebagaimana putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.
Sistem penanganan perkara kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai tidak jelas alias abal-abal.
Masinton pun mempertanyakan kinerja jajaran Inspektorat Jenderal Kementerian Agama. Terlebih, Irjen Kemenag dipimpin oleh mantan Pimpinan KPK, M Jasin.
Politikus PDIP ini heran mengapa lembaga antikorupsi baru mengumumkan para kepala daerah sebagai tersangka saat mencalonkan diri kembali.
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu meminta agar pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disiplin dalam menyampaikan pendapat.
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan tirani dalam penegakkan hukum di tanah air.
Setelah 15 tahun era reformasi berjalan, agenda pemberantasan korupsi masih jalan di tempat.
Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto membenarkan perihal pergantian pimpinan Pansus Angket KPK dari Masinton Pasaribu kepada Eddy Kusuma Wijaya.
Masinton menuding penyidik KPK Novel Baswedan yang mengarahkan Miryam agar menyebut nama sejumlah anggota Komisi III.
Masinton lebih lanjut menyinggung soal Novel yang tidak percaya atau pesimis kasus terornya bisa dituntaskan oleh Polri.