Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menyatakan keprihatinan atas kondisi Navalny dan mengatakan dia dapat menerima perawatan di Jerman atau Prancis.
Markas besar Navalny di Moskow juga digerebek oleh polisi sebelum pemilihan hari Minggu sehubungan dengan dugaan pencucian uang
Selama penahanannya, Navalny dirawat di rumah sakit untuk sementara waktu karena reaksi alergi.
Pria 42 tahun itu menyelesaikan penahanan 30 hari sebelumnya pada bulan September karena mengatur unjuk rasa tidak sah di awal tahun.
Padahal pada saat yang sama, Navalny baru saja keluar dari penjara, setelah bulan lalu pengadilan memvonisnya 30 hari penjara dengan tuduhan serupa.
Pemerintah Rusia berencana untuk meningkatkan usia pensiun dari 55 menjadi 63 untuk wanita dan dari 60 menjadi 65 untuk pria. Sementara itu, harapan hidup untuk pria di Rusia adalah 66 dan untuk wanita adalah 73
Menjelang protes, pendukung Navalny ditahan di enam kota Rusia, ditahan dengan tuduhan melanggar undang-undang perakitan umum dan menolak penangkapan.
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny ditahan oleh polisi di Moskow karena terlibat dalam aksi unjuk rasa yang mendukung pemboikotan pemilihan presiden di Rusia (Pilpres).
Putin secara resmi mendaftarkan diri untuk dicalonkan sebagai Presiden untuk keempat kalinya pada pemilu presiden Rusia 18 Maret mendatang.