Ekspor ribuan ton tersebut merupakan suatu langkah serangan balik yang dilakukan Pemerintah Indonesia kepada dunia, yang dulu dikenal sebagai salah satu negara pengimpor bawang merah.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman apresiasi kinerja para petani bawang merah Brebes, khususnya di desa Jagalempeni Kecamatan Wanasari Kab Brebes,
Peningkatan ini salah satunya karena upaya peningkatan kementan dalam memberantas mafia-mafia pangan yang dinilai merusak pertanian negeri.
Brebes merupakan salah satu sentra bawang merah. Namanya sudah terkenal sebagai salah satu wilayah penghasil bawang merah terbesar di Indonesia.
Sembalun memiliki sejarah panjang produsen bawang putih nasional. Para petani sudah terbiasa tanam, seiring membanjirnya impor, lamban laun petani menyusut tersisa 10 persen saja
Sentra pengembangan bawang putih di Lombok Timur mencapai 10.000 hektare.
Kawasan MODASI sangat prospektif untuk pengembangan hortikultura khususnya sayuran dengan potensi pengembangan mencapai 12.000 hektare.
Pada tahun 2016-2017, geliat bawang putih kembali normal dimana para petani semangat berbudidaya seiring dengan munculnya program bawang putih nasional dari Kementerian Pertanian.
Diluar dugaan, daerah ini ternyata memiliki potensi sangat besar untuk bawang merah, selain aneka cabai dan produk hortikultura lainnya.
Sebelumnya, tepat di Hari lahir Pancasila 1 Juni 2018, Mentan juga menyerukan perang terhadap mafia pangan dengan memblacklist 7 importir bawang putih, karena mempermainkan harga jual.