Kementan akan terus mendorong ekspor bawang merah terutama pada bulan-bulan puncak panen yaitu Juli hingga September.
Sesuai ketentuan Permentan 38 tahun 2017 dan Permentan 24 tahun 2018, importir baik umum maupun industri diwajibkan menanam dan memproduksi bawang putih di dalam negeri sekurang-kurangnya 5 persen dari volume pengajuan RIPH
Suwandi menjekaskan kunci keberhasilan swasembada bawang merah adalah penataan dan penumbuhan sentra produksi yang tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa.
Ekspor ribuan ton tersebut merupakan suatu langkah serangan balik yang dilakukan Pemerintah Indonesia kepada dunia, yang dulu dikenal sebagai salah satu negara pengimpor bawang merah.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman apresiasi kinerja para petani bawang merah Brebes, khususnya di desa Jagalempeni Kecamatan Wanasari Kab Brebes,
Peningkatan ini salah satunya karena upaya peningkatan kementan dalam memberantas mafia-mafia pangan yang dinilai merusak pertanian negeri.
Brebes merupakan salah satu sentra bawang merah. Namanya sudah terkenal sebagai salah satu wilayah penghasil bawang merah terbesar di Indonesia.
Sembalun memiliki sejarah panjang produsen bawang putih nasional. Para petani sudah terbiasa tanam, seiring membanjirnya impor, lamban laun petani menyusut tersisa 10 persen saja
Sentra pengembangan bawang putih di Lombok Timur mencapai 10.000 hektare.
Kawasan MODASI sangat prospektif untuk pengembangan hortikultura khususnya sayuran dengan potensi pengembangan mencapai 12.000 hektare.