Masalah utama di Amerika Serikat (AS), adalah kurangnya kepemimpinan yang kuat.
Amerika Serikat kemungkinan akan berusaha untuk menerapkan kembali semua sanksi terhadap Iran, jika upayanya untuk memperpanjang embargo senjata gagal.
Sanksi AS terhadap bangsa Iran adalah anti-manusia, karena melanggar hak-hak dasar manusia.
Jaksa penuntut ICC, Fatou Bensouda ingin menyelidiki kemungkinan kejahatan yang dilakukan antara tahun 2003 dan 2014 termasuk dugaan pembunuhan massal warga sipil oleh Taliban.
Pengumuman itu muncul setelah protes besar-besaran terhadap ketidakadilan rasial dan kebrutalan polisi setelah kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam yang tewas di bawah lutut seorang perwira polisi di Minneapolis pada Hari Peringatan.
Otto Hasibuan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangan atas masalah gagal bayar yang menimpa kliennya.
Unggahan Presiden Trump juga memicu aksi protes dari karyawan Facebook, mereka "walk out" dari pekerjaan mereka
Anggota parlemen Iran mengecam kebrutalan polisi AS yang menyebabkan kematian George Floyd di Minneapolis pada 25 Mei.
Pejabat yang sama juga mengatakan peretas Iran baru-baru ini menargetkan akun email milik staf kampanye Presiden dari partai Republik, yaitu Donald Trump.
Seorang pemimpin pemukim Israel mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump dan penasihat seniornya Jared Kushneri bukan bagian dari mitra Israel.