Pertemuan dengan AS dalam kerangka JCPOA hanya akan terwujud seandainya Washington mencabut semua sanksi terhadap Iran.
Trump akhirnya menyadari bahwa masalahnya bukan China yang mengirim barang-barang Tiongkok ke AS, tetapi korporasi global Washington yang sudah memindahkan produksi mereka ke pasar AS.
Pertemuan itu diadakan untuk membahas uji peluncuran rudal jelajah darat di Washington dengan jangkauan lebih dari 500 Kilometer awal pekan ini.
Washington akan bertindak terhadap siapa pun yang secara langsung atau tidak langsung membantu kapal tanker itu.
Pyongyang juga memperingatkan Washington bahwa melanjutkan sanksi akan menjadi salah perhitungan
Kedua negara akan meminta kepala urusan pelucutan senjata PBB, Izumi Nakamitsu untuk memberi pengarahan terkait keputusan Washington yang ingin menggunakan rudal jarak menengah.
Uji coba rudal AS sehari sebelumnya menunjukkan, Washington sudah lama berencana meninggalkan perjanjian nuklir bilateral dengan Rusia.
Korea Utara mengambil keputusan cerdas dalam menghadapi tuntutan sepihak Washington.
Raksasa China itu menegaskan, keputusan Washington tidak akan mengubah fakta bahwa perusahaan itu telah diperlakukan tidak adil.
Negeri Tirai Bambu menyebut dukungan Washington itu sebagai campur tangan kotor dalam urusan domestik negara Asia.