Amerika Serikat (AS) ingin China menekan Korea Utara agar lebih konstruktif dalam pembicaraan dengan Washington.
Komentar Trump menyusul kritikan dari Partai Republik dan Demokrat sejak Washington mengumumkan delapan hari yang lalu bahwa pasukan AS akan meninggalkan Suriah utara yang disebut sebagai pengkhianatan terhadap Kurdi.
Serangan itu terjadi setelah Trump pada Minggu (6/10) memerintahkan pasukan AS untuk meninggalkan daerah itu dalam perubahan kebijakan mendadak yang dikritik tajam di Washington, DC.
Pernyataan disampaikan hanya beberapa hari sebelum pejabat tinggi AS dan China akan memulai kembali pembicaraan perdagangan di Washington.
Departemen Luar Negeri AS dikabarkan mengatakan bahwa Washington sudah menerima undangan dari Swedia untuk melanjutkan dialog dengan perwakilan Pyongyang di sana dalam dua minggu ke depan.
Delegasi Korut tiba di Stockholm pada Kamis lalu untuk melakukan pembicaraan denuklirisasi tingkat kerja dengan Washington.
Washington mengenakan tarif baru yang menyasar lemari kayu dan meja rias asal China.
Arab Saudi bersedia menormalkan hubungannya dengan Israel jika Washington bersedia membantunya mengalahkan Iran.
The Washington Post melaporkan pada Juni 2012 bahwa layanan mata-mata AS dan militer Israel sudah bekerja sama untuk meluncurkan serangan virus Stuxnet pada fasilitas pengayaan uranium di Natanz, Iran.
Washington mengikis resolusi PBB tentang kerangka hukum internasional proses perdamaian Timur Tengah.