Pompeo mengatakan sanksi keras Washington terhadap Republik Islam ditujukan untuk memberi orang-orang Iran kesempatan untuk memiliki kehidupan yang lebih baik.
Washington mencoba menggunakan ISIS sebagai senjata melawan Suriah, melawan Iran, melawan pasukan lain yang juga menentang As di kawasan itu.
Rouhani menekankan bahwa Iran sudah berhasil membalas upaya Washington untuk menargetkan Teheran melalui sanksi ekonomi dan tekanan regional.
Trump mengatakan Washington akan menyimpan sejumlah kecil pasukan AS akan tetap di Suriah di mana mereka memiliki minyak.
Dejpassand membatalkan rencana kehadirannya di Washington, DC, pada 14-20 Oktober, karena menghadiri pertemuan tahunan Kelompok Bank Dunia (WBG) dan Dana Moneter Internasional (IMF).
Amerika Serikat tidak menerbitkan visanya kepada para pejabat dan pakar ruang angkasa Tiongkok untuk hadir di konferensi ruang angkasa internasional besar-besaran yang diadakan di Washington.
Ancaman Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump terhadap serangan Teheran hanyalah gertakan untuk menutupi kegagalan Washington.
Menarik militer AS di luar negeri adalah salah satu dari dua janji kampanye utamanya selain membangun tembok dan bahwa ia bermaksud untuk memenuhi janji itu meskipun menghadapi tentangan di Washington.
Washington akan tetap berkomitmen untuk mengawasi Irak dengan cermat.
Serangan itu merupakan tanggapan terhadap perang yang dipimpin Arab Saudi di negara mereka. Namun, Riyadh dan Washington justru menduing Iran di balik serangan itu.