Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengancam akan menjatuhkan lebih banyak sanksi terhadap Iran atas penanganan negara atas kerusuhan baru-baru ini, meskipun kerusuhan itu diyakini merupakan hasil dari sanksi unilateral Washington terhadap Iran.
Washington memutuskan pembicaraan biaya pertahanan dengan Korea Selatan pekan ini
Dengan kapal ini, Washington berharap Hanoi dapat meningkatkan kemampuannya untuk berpatroli di Laut China Selatan, di tengah ketegangan dengan China.
Washington berbalik arah mengenai posisinya atas pemukiman Israel yang dibangun di Tepi Barat yang diduduki, melanggar selama lebih dari empat dekade dengan mengatakan bahwa mereka tidak lagi dipandang sebagai ilegal.
Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) memuji prestasi Iran dalam program rudal balistiknya meskipun ada beberapa dekade sanksi yang diberlakukan Washington.
Pompeo mengatakan pendapat itu tidak memajukan proses perdamaian dan Washington tidak akan lagi mengambil posisi pada legalitas mereka. Ia menyebut pendirian AS saat ini tidak semata-mata tidak konsis
Hizbullah menuduh Twitter menyerah pada tekanan politik. Platform media sosial yang berbasis di AS dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah di Washington.
Dia menyebut sanksi terbaru AS yang diberlakukan pada Teheran menunjukkan kegagalan kebijakan Washington.
Tindakan hukuman Washington secara drastis menghambat kemampuan Iran untuk menyediakan obat-obatan yang dibutuhkan pasiena.
Iran tidak akan mengalami tekanan ekstra dari sanksi AS dua tahun setelah diberlakukan kembali menyusul penarikan Washington dari perjanjian nuklir Iran.