Rencana menempatkan rudal di Asia sudah tercium tak lama setelah Washington menarik diri dari pakta senjata era Perang Dingin.
Sanksi AS adalah tanda yang jelas bahwa Washington tidak berniat untuk melakukan negosiasi dengan Iran.
Trump mengatakan, Kim Jong un sudah mengiriminya surat yang meminta pertemuan untuk memulai negosiasi antara Washington dan Pyongyang.
Washington telah menaikkan tingkat travel warning ke level dua, dari skala empat level travel warning.
Hassan Rouhani menegaskan bahwa upaya diplomasi dengan Amerika Serikat (AS) bakal terwujud, jika Washington bersedia menghapus seluruh sanksi
Moskow dengan sangat terpaksa akan mulai mengembangkan rudal jarak pendek dan menengah yang beerbasis nuklir, jika Washington mulai mengembangkan senjata.
Tujuan sebenarnya Washington menjatuhkan batas pada dirinya sendiri dan mencari keuntungan militer dan strategis sepihak.
Washington keluar dari perjanjian itu terjadi tak lama setelah AS memberlakukan sanksi baru terhadap Rusia atas dugaan perannya dalam meracuni mantan mata-mata di Inggris pada tahun 2018.
Trump juga mengancam akan menaikkan tarif lebih lanjut, jika Presiden China Xi Jinping gagal mencapai kesepakatan perdagangan dengan Washington.
AS membantah tudingan Rusia yang menyebut Washington akan keluar dari Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT).