Menurut kami, persoalan ini terjadi karena lemahnya tata kelola beras nasional, di mana saat musim panen raya bulan Februari hingga April, penyerapan Bulog yang mendapatkan penugasan pemerintah untuk mengisi CBP sangat rendah. Hanya 233.240 ton. Sedangkan, produksi beras petani dari bulan Februari-April 2022 12,82 juta ton. Artinya, produksi dalam negeri (seharusnya) cukup untuk pemenuhan CBP.
Operasi Pasar Beras akan Dilakukan Sepanjang Tahun.
Data yang di paparkan Bapanas pun menunjukan bahwa kalau kita lihat secara year on year Indonesia itu selalu surplus beras.
Ada Perbedaan Data Stok Beras antara Kemendag dan Kementan
Bapanas Terbitkan Regulasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Komoditas Beras, Jagung dan Kedelai.
Seharusnya tidak perlu impor, apalagi produksi nasional sudah mencukupi. Mungkin karena perbedaan data Kemendag tidak akurat maka akhirnya impor dan dapat mengakibatkan kekecewaan serta melemahkan semangat petani.
Kebijakan impor beras ini sedang ramai disoroti masyarakat, saya meminta APH terkait baik Polri maupun Kejaksaan untuk turun tangan tingkatkan pengawasan dan bila perlu tindaklanjuti dugaan-dugaan adanya permainan dalam impor beras.
Optimalkan Serapan Bulog, HPP Gabah dan Beras Dibenahi.
Pemerintah akan Lakukan Survei Stok Beras Nasional Akhir 2022.
Bulog Pede Mampu Atasi Lonjakan Permintaan Beras