Airlangga Hartarto mengatakan pemulihan ekonomi domestik terus bergerak cepat di tengah perlambatan ekonomi global yang sedang berlangsung.
Perlambatan ekonomi global di tahun 2023 akan juga terasa di Indonesia meski potensi untuk resesinya kecil.
Laporan Dana Moneter Internasional (IMF) dalam World Economic Outlook pada Juli 2022 memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini sebesar 3,2 persen.
Namun pemerintah harus mewaspadai dampak gejolak perekonomian global terhadap pertumbuhan ekonomi domestik pada kuartal empat ini.
Dia menilai negara-negara tersebut bakal menyusul Sri Lanka dan Argentina yang sudah lebih dulu jatuh ke dalam krisis utang.
Pertumbuhan M2 pada September 2022 terutama dipengaruhi oleh perkembangan aktiva luar negeri bersih, keuangan Pemerintah, serta penyaluran kredit
Gus Muhaimin mengatakan, di tengah tantangan global saat ini, terutama distrupsi teknologi digital dan melambannya pertumbuhan ekonomi global dibutuhkan SDM yang terampil.
Wamendag Pastikan Ekonomi RI Tumbuh di Tengah Ancaman Resesi
Percepat pertumbuhan, BSI perkuat transformasi digital
Dalam Laporan World Economic Outlook (Oktober 2022), IMF telah merevisi turun prospek pertumbuhan ASEAN-5 pada tahun 2023 sebesar 0,2 poin persentase menjadi 4,9 persen.