Rider asal Italia itu juga menganggap karakter dan pengalaman membantunya untuk menangani masalah yang sedang dihadapi Yamaha lebih baik daripada Vinales.
Lorenzo telah memenangkan tiga balapan, termasuk Grand Prix Austria akhir pekan lalu, dan telah menjadi pebalap Ducati teratas di klasemen di belakang Marquez dan Valentino Rossi dari Yamaha.
Dovizioso setuju bahwa mengungguli poin Marquez sangat sulit, dan menekankan Ducati perlu mencari lebih banyak kinerja sebelum dia bisa memikirkan tentang kejuaraan.
rider asal Italia itu belum pernah meraih podium saat balapan di sirkuit tersebut. The Doctor hanya pernah mampu finis di posisi keempat sedangkan pada tahun lalu ia finis di posisi ketujuh.
Mantan pebalap Honda juga menambahkan, andai Meksiko dijadikan salah satu sirkuit, maka pihak Meksiko harus melakukan beberapa perbaikan agar tak membahayakan para kontestan.
Tahun lalu Dovizioso adalah saingan utama Marquez dan membawa Ducati kembali ke pertarungan kejuaraan MotoGP untuk pertama kalinya sejak era Casey Stoner.
Tim Repsol Honda melakukan gebrakan yang mengejutkan di MotoGP setelah mendatangkan Jorge Lorenzo untuk menjadi rekan setim Marc Marquez musim depan.
Mengelola kepribadian dua pebalap papan atas, Honda akan memiliki kesulitan tambahan untuk menemukan cara membuat sepeda yang cocok untuk Marquez dan Lorenzo dengan gaya berkendara mereka yang berbeda.
Namun ternyata usulan rider 46 tahun itu tak kunjung di dengar oleh pabrikan Yamaha tersebut, bahkan menurut Rossi, Yamaha malah acuh terhadap masukan tersebut.