Firli diduga ingin menghindari sanksi etik dari Dewan Pengawas (Dewas) KPK.
Dito Mahendra terseret kasus kepemilikan senjata api ilegal usai KPK menggeledah kediamannya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (13/3/2023).
Kemensetneg telah menerima surat tertanggal 18 Desember 2023 dari Bapak Firli Bahuri kepada Presiden
Firli mengatakan pengunduran dirinya sudah disampaikan kepada Dewan Pengawas (Dewas) KPK pada hari ini.
Menurut Alex pertanyaan yang diajukan oleh Dewas KPK serupa dengan yang disodorkan oleh penyidik kepolisian
Stevi Thomas merupakan Direktur Ekseternal dari anak perusahaan Harita Group, PT Trimegah Bangun Persada
Petinggi Harita Group Stevi Thomas diduga menyuap terkait pengurusan perijinan pembangunan jalan yang melewati perusahannnya
Alex Tirta dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi dalam sidang lanjutan kode etik dan pedoman perilaku Ketua nonaktif KPK Firli Bahuri.