Kejahatan perang telah dilakukan di Ukraina dan para ahli AS sedang mengumpulkan bukti untuk membuktikannya.
Tuduhan Biden muncul setelah Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan, pasukan Rusia menjatuhkan bom kuat di sebuah teater di kota pelabuhan selatan Mariupol yang terkepung.
AS juga akan memasok 9.000 sistem anti-baju besi, pesawat tak berawak dan 7.000 senjata ringan seperti senapan mesin, senapan dan peluncur granat yang akan membantu warga sipil yang berjuang untuk mempertahankan negara mereka.
Paman Sam dapat mempercepat pengiriman ini setelah Presiden Joe Biden mengesahkan tambahan bantuan keamanan Ukraina pada Sabtu (12/3).
Gedung Putih gagal memfasilitasi panggilan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, pemimpin Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Presiden Rusia Vladimir Putin dapat mengintensifkan serangan terhadap Ukraina meskipun ada kemunduran militer dan kesulitan ekonomi akibat sanksi internasional.
Sanksi Barat yang dijatuhkan atas invasi telah memutuskan Rusia dari perdagangan global dan pasar keuangan.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan mengumumkan larangan impor minyak dari Rusia ke AS, di tengah invasi Moskow ke Ukraina yang memasuki hari ke-13.
NATO harus mengerahkan kembali pesawat tempur ke pangkalan mana pun di mana pesawat yang disumbangkan telah ditempatkan.
Tindakan Putin telah meningkatkan konflik dan tidak dapat diterima.