Pemanggilan ini buntut ketidakhadiran Eddy dari panggilan KPK pada Senin 29 Januari 2024 lalu.
Dia bakal diperiksa sebagai saksi dalam kasus rasuah di anak perusahaan Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) tersebut.
Mereka turut membawa dokumen untuk KPK melakukan pengusutan.
Hal itu didalami penyidik lewat dua orang saksi yang diperiksa pada Senin, 12 Februari 2024.
Aset tersebut diduga berkaitan dengan kasus pencucian uang.
Karen telah memperkaya diri sendiri sebesar Rp1.091.280.281,81 dan USD104,016.65.
Diperkirakan kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp625 miliar.
Bersasarkan laporan investigasi Microsoft Network yang terbit di msn.com, Indonesia merencanakan pembelian 12 unit Mirage 2000-5 dari Qatar.
Hal itu agar mencegah adanya tindak pidana korupsi dalam penyaluran bansos kepada masyarakat