PAN masih terbelah terkait dukungan calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019 mendatang. Dimana, sejumlah kader masih ada yang berharap untuk memberikan dukungan kepada Jokowi.
2019 mendatang, Jokowi masih berusaha tingkatkan jadi Rp85 triliun.
Sejak Februari lalu nilai mata uang Rupiah terus melemah terhadap Dolar AS dari sebelumnya sekitar Rp 13 ribu hingga mencapai hampir Rp 15 ribu.
Presiden Jokowi akan menggelar pertemuan dengan seluruh Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai koalisi. Rencananya pertemuan akan digelar sekitar pukul 19.00 WIB, di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (31/7).
Jokowi kemungkinan akan kewalahan, jika pihak oposisi mendorong Raja Dangdut, Rhoma Irama, sebagai calon presiden.
Faisol Reza menilai kebanyakan ulama yang ada di Indonesia masih menginginkan Presiden Jokowi untuk kembali memimpin Indonesia.
Ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi) dan Gabungan Aliansi Rakyat Daerah Untuk Buruh Migran Indonesia (Garda BMI) mendeklarasikan dukungan untuk Cak Imin menjadi Cawapres untuk Presiden Jokowi di Pilpres 2019.
Presiden Jokowi pun berhasil membangun infrastruktur dari Sabang hingga Merauke dalam kurun waktu yang cukup singkat.
MoU dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) merupakan pertama dalam catatan sejarah di bawah pemerintahan Jokowi-Jk.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan siap untuk tidak maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019. Hal itu jika Prabowo tidak dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia.