Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar pertemuan tertutup dengan calon presiden (Capres) Prabowo Subianto.
Calon presiden (Capres) Prabowo Subianto menyebut Indonesia akan punah jika kalah dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Lantas apa maksud pernyataan Prabowo?
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang sekaligus calon presiden (Capres) nomor urut 02 diminta untuk tidak berimajinasi tentang Indonesia ke depan.
PAN memastikan partai koalisi termasuk Partai Demokrat tetap solid dan konsisten mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Volume percakapan seputar pasangan capres-cawapres dalam kontestasi Pilpres 2019 cukup mendominasi di media sosial (Medsos). Dimana, volume percakapan melibatkan 55,620 akun dan 206,907 tweets dari kedua pasangan.
BPN Prabowo-Sandi dinilai sedang melakukan penetrasi dan ekspansi ke jantung lawan. Hal itu menyikapi pemindahan posko BPN Prabowo-Sandi ke Jawa Tengah (Jateng).
Jokowi mengaku mulai dikenal publik setelah media lokal dan nasional mulai mengangkat berita-berita tentangnya, utamanya terkait pekerjaannya saat menjabat sebagai Wali Kota Solo.
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menuding korupsi di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) masuk stadium 4.
Capres, Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong. Pertemuan dengan PM Loong ini bagian dari kegiatan Prabowo selama dua hari di Singapura.
Jelang kontestasi Pilpres 2019, Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto menyebut ada tiga hal yang bisa membuat Indonesia menjadi negara yang kuat dan sejahtera.