Prabowo-Gerindra berpotensi punya nasib seperti Wiranto-Hanura dan Surya Paloh-Nasdem. Menjadi partai gurem. Tokohnya tak lagi layak jual dan akhirnya menyerah-kalah.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan hasil verifikasi terhadap 16 partai politik (Parpol) peserta Pemilu, Sabtu (17/2) besok.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diminta untuk mengkapitalisasi sembilan calon presiden (Capres) yang sudah disodorkan. Hal itu menjadi salah satu strategi pemenangan Pemilu 2019.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diminta tidak hanya menjadi tim sukses (Timses) dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Bagi sejumlah pihak, politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan, baik secara konstitusional maupun nonkonstitusional. Sehingga, berbagai macam cara dilakukan untuk meraih sebuah kekuasaan.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) didorong untuk maju sebagai calon wakil presiden (Cawapres) di Pilpres 2019. Lalu siapa calon presiden (Capres) yang akan berdampingan dengan Cak Imin?
Jelang pilkada 2018 dan pemilu 2019, Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta agar Komisi I DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bertindak.
Sejumlah pengamat politik dan pakar akademisi menyebut calon presiden (Capres) yang didukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dipastikan akan menang dalam kontestasi Pilpres.
Banyaknya program pemerintah yang ditujukan untuk menghapus kemiskinan malah tidak tepat sasaran.
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menangis ketika meminta KH Dimyati Rois menjadi Ketua Dewan Syura DPP PKB.