Para pejabat AS telah menyampaikan saran tersebut selama sebulan terakhir kepada Turki, tetapi tidak ada permintaan khusus atau formal yang dibuat.
Komentar Wang muncul setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memperingatkan rekannya dari China, Xi Jinping, pada hari Jumat tentang konsekuensi jika Beijing memberikan dukungan material untuk invasi Rusia ke Ukraina.
China telah menghindari kecaman internasional terhadap tindakan Rusia di Ukraina, menolak untuk mengutuk invasi Presiden Vladimir Putin.
India dan Jepang adalah pihak dalam Dialog Keamanan Segiempat (Quad), sebuah kerangka kerja keamanan yang juga mencakup Amerika Serikat (AS) dan Australia.
Xi mengatakan pada pertemuan yang berlangsung selama 1,5 jam tersebut bahwa hubungan negara ke negara tidak boleh ke tahap konfrontasi militer.
China mengatakan Taiwan, yang dipandangnya sebagai provinsi yang memisahkan diri untuk dibawa kembali, dengan paksa jika perlu, adalah masalah paling sensitif dan penting dalam hubungannya dengan AS.
Bareskrim Polri mengejar dalang dari kasus Binomo dengan tersangka Indra Kenz hingga keluar negeri.
Kejahatan perang telah dilakukan di Ukraina dan para ahli AS sedang mengumpulkan bukti untuk membuktikannya.
Klaim Biden bahwa Presiden Vladimir Putin adalah penjahat perang karena menyerang Ukraina adalah pernyataan yang tak termaafkan oleh pemimpin negara yang telah membunuh warga sipil dalam konflik di seluruh dunia.
Operasi militer khusus di Ukraina diperlukan karena AS menggunakan Ukraina untuk mengancam Rusia dan Rusia harus bertahan melawan genosida orang-orang berbahasa Rusia oleh Ukraina.