Komando Mindanao Barat militer mengatakan sejauh ini belum ada korban dari pihak pemerintah.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir menyampaikan pemerintah Indonesia tengah mencoba berkomunikasi dengan berbagai pihak di Filipina untuk memperoleh konfirmasi
Kelompok Abu Sayyaf memandu pasangan asal Indonesia untuk meledakkan bom, kata Menteri Dalam Negeri Filipina
Serangan udara dilakukan setelah pasukan darat menghadapi kesulitan menembus basis Abu Sayyaf di kawasan hutan lebat.
Tiga hari berselang, serangan granat terjadi di masjid Kota Zamboanga yang menewaskan 2 orang dan 4 lainnya luka-luka. Banyak dari korban adalah para ulama yang tengah terlelap.
Dikutip dari AFP, ledakan terjadi ketika para korban sedang tidur sebelum fajar. Mindanao sendiri merupakan rumah bagi minoritas Muslim Filipina.
Lorenzana menyebut komandan Abu Sayyaf Hatib Sawadjaan sebagai dalang di balik pemboman gereja.
Dua bom meledak di sebuah katedral Katolik Roma di sebuah pulau di Filipina selatan tempat gerilyawan Muslim aktif, menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai 111 lainnya selama Misa Minggu.
Presiden Filipina Rodrigo Duterte bersumpah akan menghancurkan pelaku bom kembar di gereja Jolo, yang mengakibatkan 27 orang meninggal dunia, dan 77 lainnya luka-luka.
Media lokal menyebutkan bahwa dari 17 orang yang dilaporkan tewas, lima di antaranya merupakan personil militer dan 12 lainnya warga sipil.