Melepaskan hak kekayaan intelektual akan membantu memenuhi 11 miliar dosis vaksin yang menurut WHO diperlukan untuk melindungi 70 persen orang di setiap negara pada pertengahan 2022.
Hingga saat ini COVAX Facility telah memegang komitmen suplai untuk 1,7 miliar dosis, dari total kebutuhan 2 miliar dosis untuk didistribusikan di tahun 2021.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pekan lalu mendukung seruan dari India dan Afrika Selatan untuk mengesampingkan perlindungan paten untuk vaksin COVID-19, membuat marah perusahaan farmasi dan memicu penentangan dari beberapa negara Eropa.
Pada hari kedua KTT Uni Eropa di Portugal, para pemimpin Eropa malah mendesak Washington untuk mencabut pembatasan ekspor jika ingin berdampak global pada pandemi.
Biden berada di bawah tekanan kuat dari para pemimpin dunia untuk menyetujui melepaskan perlindungan bagi produsen vaksin meningkatkan produksi dan mengeluarkan vaksin ke lebih banyak negara karena negara-negara kaya telah menyapu mayoritas dosis.
Nokia mencapai kesepakatan dengan Samsung untuk pembelian sejumlah lisensi paten, termasuk inovasi dalam standar video. Demikian keterangan perusahaan telekomunikasi Finlandia itu pada Kamis (11/3).
WHO akan segera bertemu dengan perwakilan industri untuk mengidentifikasi kemacetan dalam produksi dan membahas bagaimana mengatasinya.
Ada total 26 paten produktif yang menerima Anugerah Hak Kekayaan Intelektual, lima di antaranya paten yang diusulkan Balitbangtan
Pada 26 November 1948, kamera Polaroid komersial pertama dijual. Penemu perangkat dan pendiri Polaroid Corp, Edwin H. Land, memperoleh 533 paten sebelum kematiannya
Nasir menyebut sulitnya peneliti menyerahkan paten miliknya untuk digunakan industri, sebagai salah satu penyebab mandegnya hilirisasi inovasi.