Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layan Khusus (PKPLK) meluncurkan program Pelatihan 1.100 Instruktur Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP).
Pemerintah memproyeksikan penuntasan buta aksara pada 2030 mendatang. Karena itu, pendidikan nonformal dan informal (PNFI) diperkuat guna mengurangi angka buta aksara pada masyarakat, salah satunya melalui pendidikan keaksaraan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menekankan bahwa satuan pendidikan vokasi harus meningkat secara kualitas sehingga bisa menghasilkan generasi yang berkualitas.
Program 20 ribu magang (fresh graduate) yang akan terus dijadikan pilot project akhir tahun ini untuk kita perbesar lagi, semoga sukses di 2026 pemagangan dan persiapan peningkatan kapasitas vokasi
Menteri Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya kesadaran ekosistem pendidikan Indonesia untuk melihat berbagai peluang era bonus demografi Indonesia.
Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi PKPLK, Kemdikdasmen, Muhammad Hasbi, mengatakan bahwa penguatan ekosistem pendidikan vokasi tidak bisa berjalan sendiri.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) mendorong pemerintah daerah melakukan langkah strategis dalam memperkuat program keaksaraan dan literasi masyarakat.