Ratusan ribu warga Iran menyemuti jalan di seluruh kota-koata besar Tehran untuk memperingati ulang tahun demonstrasi massal yang mengakhiri kerusuhan pasca pemilihan 2009.
Tehran memiliki hak untuk menyerang balik, jika Amerika Serikat tidak menangguhkan sanksi kesepakan nuklir 2015.
Iran tidak memproduksi rudal untuk perang, tapi untuk meningkatkan kemampuan pencegahan Tehran
Tehran akan memfokuskan strategi pertahanannya untuk memperoleh keahlian merancang dan memproduksi senjata, daripada harus membelinya dari luar negeri
Sanksi yang dijatuhkan oleh negara anti Iran tidak akan mempengaruhi program rudal Tehran
Pemerintah Iran meminta pemerintah Amerika Serikat untuk meninggalkan sikap bermusuhan yang ditujukan untuk membatasi peran Tehran dalam melawan ISIS di Timur Tengah
Pemerintah Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud menyambut baik strategi baru pemerintah Amerika Serikat terhadap Tehran
Bahram Qasemi menolak tuduhan Arab Saudi yang menyebut Tehran mendukung terorisme dan mendestabakan wilayah timur tengah
Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, Tehran akan membatalkan kesepakatan nuklir 2015
Ketua Majelis Iran, Ali Larijani mengatakan Presiden Amerika Serkat, tidak mengikuti perkembangan di dunia.