Ashrawi mencatat bahwa pendudukan Israel telah mengabaikan kondisi kesehatan orang-orang Palestina di Yerusalem sejak dimulainya penyebaran virus corona.
Upacara Api Kudus tetap digelar meski sedang berada di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19).
Menurut Kementerian Kesehatan Israel, 95 orang masih dalam kondisi serius sementara 241 orang pulih.
Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah, bekerja sama dengan para pejabat kesehatan Israel.
Hal ini dilakukan karena Palestina tidak mudah mengimpor alat-alat medis dari luar negeri, termasuk China dan Korea Selatan.
IIBR juga terlibat dalam pengumpulan plasma dari orang-orang yang telah pulih dari infeksi virus corona baru, dengan harapan hal ini dapat membantu penelitian
Sejauh ini, Israel telah mencatat 4.347 kasus virus dan 15 kematian.
Pemerintah pendudukan Israel telah membuka kembali bunker nuklir di Jerusalem Hills
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, keduanya sudah dikarantina di Rafah, sebuah kota dekat perbatasan Mesir, sejak kedatangan mereka pada Kamis (19/3).
Sebanyak 573 kasus infeksi diidentifikasi sejauh ini termasuk 74 warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat yang diduduki dan belum ada yang dikabarkan meninggal.