Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) resah bila Indonesia hanya menjadi sasaran pasar bagi produk-produk dunia.
Partai Golkar berharap Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Ormas Islam terbesar di tanah air memberikan dukungan kepada Presiden Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Partai Golkar tidak ingin memaksakan kehendak terkait calon wakil presiden (Cawapres) untuk mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.
Politik identitas diprediksi akan mewarnai Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 mendatang. Isu politik identitas tersebut akan mengancam runtuhnya demokrasi di tanah air.
Meningkatkan daya beli dan pendapatan masyarakat menjadi tantangan dan tugas utama pemerintah ke depan. Sebab, hal itu menjadi fondasi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) saat ini kerap menjadi buah bibir masyarakat hingga elite politik. Hal itu ketika Cak Imin dibanjiri dukungan dari sejumlah elemen masyarakat untuk maju di Pilpres 2019.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) didesak maju sebagai calon presiden (Cawapres) mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019.
KPU telah menetapkan sebanyak 14 partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2019. 14 Parpol peserta Pemilu tersebut telah memiliki nomor urut sebagai peserta Pemilu. Bagaimana tahapan selanjutnya?
Meski telah mendapat lima dukungan dari Parpol sebagai Capres di Pilpres 2019, Presiden Jokowi belum menentukan kandidat calon wakil presiden (Cawapres).
Pilpres 2019 diharapkan dapat membawa pemimpin baru yang memiliki kualitas kecerdasan dan kecakapan dalam memimpin negara Indonesia yang luar biasa besarnya.