Arab Saudi bertekad keras menghadapi siapa pun yang berani membahayakan stabilitas dan keamanan negara tersebut dan meminta pertanggungjawaban mereka.
Tanggung jawab memberantas terorisme dan ekstremisme, terletak pada seluruh masyarakat internasional.
Salah satu yang pertama mengucapkan selamat kepada Arab Saudi, adalah duta besar Jerman untuk Kerajaan Inggris, Dieter W. Haller.
Saudi menyalahkan Qatar karena terus berusaha untuk menyabotase dan merusak keamanan dan stabilitas di kawasan Teluk
Jafari menyoroti ancaman dari Arab Saudi, yang mendukung pihak-pihak yang menentang Iran dalam beberapa konflik regional.
Pertemuan tersebut belangsung setelah empat negara Arab memberi Doha waktu 48 jam ekstra untuk memenuhi tuntutan mereka setelah batas waktu 10 hari berakhir
Pada 3 Juli 1988 kapal perang AS, USS Vincennes menembakkan rudal ke arah pesawat penumpang Iran dengan nomor penerbangan IR655 yang melintas di atas perairan Teluk Persia dari Bandar Abbas, selatan Iran menunju Dubai, Uni Emirat Arab.
Pada 22 Juni mereka mengeluarkan 13 daftar tuntutan untuk mengakhiri kebuntuan dan memberi Qatar 10 hari untuk mempertimbangkan tuntutan tersebut.
Pentingnya diplomasi untuk mengakhiri perselisihan antara Qatar dan beberapa negara Arab lainnya
Saat ini belum bisa dikonfirmasi langsung oleh superstar atau pengusaha Saudi, meski telah diminta dari tim PR ALJ.