Partai Amanat Nasional (PAN) berharap Rakornas Partai Gerindra yang digelar secara tertutup dapat membawa kejelasan terkait dukungan dalam Pilpres 2019 mendatang.
Tahun depan (2019) akan naik sekurang-kurangnya menjadi Rp85 Triliun, kalau bisa lebih. Catatannya jangan ada masalah, Kades (Kepala Desa) harus siap
Partai NasDem mengapresiasi menuver politik Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) terkait keputusan dukungan dalam Pilpres 2019.
Dia menyebut hal itu terjadi karena nilai-nilai Marhaenisme Bung Karno dan Pribumisasi Islam ala Gus Dur tak mampu diadopsi dengan baik.
Hal itu dia utarakan saat meresmikan Posko Jokowi-Muhaimin (JOIN), di Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/4) siang.
Elite Partai Gerindra pecah kongsi atau suara terkait teka-teki Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Partai Amanat Nasional (PAN) telah memutuskan Zulkifli Hasan sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019 mendatang. Hal itu berdasarkan hasil keputusan Rakernas PAN.
Partai Gerindra membantah soal isu ketidak siapan logistik Prabowo Subianto untuk maju sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019 mendatang.
Meski mendapat dukungan dari seluruh kader Gerindra, Prabowo Subianto disebut mempertimbangkan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019.
Optimisme itu terlihat ketika Muhaimin alias Cak Imin meresmikan Posko Jokowi-Muhaimin Iskandar (JOIN)