Aksi damai Bela Palestina 1712 sebagai momentum dukungan atas seruan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memboikot produk Amerika Serikat (AS).
PBB mempertimbangkan pencabutan status Yerusalem sebagai ibu kota Israel, sebagaimana pernyataan Trump.
Pimpinan negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) diminta agar melakukan mobilisasi kekuatan untuk mengalahkan Israel. Hal itu menangapi sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.
Otoritas Palestina (PA) menegaskan bawah pihaknya tidak akan menerima perubahan apapun dari perbatasan Yerusalem Timur tahun 1967
Aksi damai Bela Palestina 1712, di Monumen Nasional (Monas) sebagai sikap tegas umat Islam atas ulah Presiden Amerika Serika (AS) yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.
PPP menginstruksikan kepada seluruh kader untuk ikut dalam aksi damai Bela Palestina, Minggu (16/12). Instruksi tersebut tertuang dalam surat DPP nomor 1522 tertanggal 15 Desember 2017.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan kepada seluruh umat Islam di Indonesia untuk memboikot produk Amerika Serikat (AS).
Deklarasi Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel 6 Desember 2017 lalu mengingatkan kita pada Deklarasi Balfour 2 November 1917, persis satu abad lalu.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dinilai telah mengkhianati konstitusinya sendiri. Hal itu terkait pengakuan sepihak Donal Trump atas Yerusalem sebagai ibukota Israel.
Zulkifli Hasan menegaskan membela Palestina adalah amanat konstitusi Indonesia.